Marc Klok, kapten Persib Bandung, kembali menonjolkan kepedulian sosialnya di luar lapangan dengan turut serta membangun kembali Pondok Pesantren Nuruul Abshor yang terbakar di Pangalengan, Kabupaten Bandung. Kegiatan ini menegaskan komitmen Marc Klok Foundation dalam mendukung pendidikan anak-anak Indonesia, khususnya santri yatim piatu dan dhuafa.
Kerusakan Pesantren Nuruul Abshor dan Dampaknya pada Santri
Musibah yang terjadi pada pesantren Nuruul Abshor dipicu oleh korsleting listrik, mengakibatkan terbakar sejumlah bangunan penting. Bangunan tersebut mencakup ruang kelas, ruang ibadah, dan fasilitas pendukung lainnya yang biasanya digunakan para santri untuk belajar dan beraktivitas sehari-hari. Setelah kebakaran, santri yang sebelumnya tinggal di lingkungan pesantren terpaksa mengungsi dan menjalani kegiatan belajar di tempat darurat yang sempit serta kurang layak. Kondisi ini menimbulkan tantangan besar bagi santri yang sudah dalam situasi ekonomi menengah ke bawah.
Peran Marc Klok Foundation dalam Rekonstruksi
Marc Klok Foundation, yang dibentuk oleh Marc Klok untuk membantu anak-anak Indonesia mendapatkan masa depan yang lebih baik, berkolaborasi dengan Soufyan Daafi melalui Sport Legacy Foundation serta Penderma.id. Kerja sama ini bertujuan untuk mengembalikan fasilitas pendidikan yang lebih layak bagi para santri. Melalui program ini, fasilitas olahraga dan sarana pendidikan dibangun kembali, termasuk ruang kelas yang memadai, ruang ibadah yang aman, serta area bermain dan olahraga yang mendukung kesejahteraan santri.
Marc Klok menyatakan bahwa program sosial yang dijalankannya memang berfokus pada membantu anak-anak Indonesia. Ia menekankan pentingnya membangun fasilitas yang tidak hanya memenuhi kebutuhan akademis tetapi juga meningkatkan kualitas hidup santri. “Saya bantu, coba bantu dengan yayasan saya, Marc Klok Foundation. Untuk masa depan, untuk anak kecil, untuk kehidupan lebih baik, untuk percaya diri dan mimpi lebih besar daripada sekarang,” ujarnya di Bandung pada Kamis, 3 September 2026.
Pengalaman Sebelumnya Marc Klok Foundation di Jawa Barat
Renovasi Pondok Pesantren Nuruul Abshor bukan satu-satunya program pendidikan yang telah dilakukan Marc Klok Foundation di Jawa Barat. Sebelumnya, yayasan ini juga telah membantu fasilitas pendidikan di sejumlah daerah. “Ini sekolah kedua di B…”—meski kutipan tidak lengkap, namun menunjukkan bahwa yayasan telah berkontribusi pada lebih dari satu institusi pendidikan di wilayah tersebut. Pengalaman ini memperkuat kredibilitas Marc Klok Foundation sebagai pelopor dalam pembangunan fasilitas pendidikan bagi anak-anak yang kurang beruntung.
Kenapa Kegiatan Ini Penting bagi Masyarakat Lokal
Rekonstruksi pesantren ini memiliki dampak luas bagi masyarakat lokal. Pertama, dengan memulihkan fasilitas pendidikan, santri dapat melanjutkan pendidikan tanpa gangguan, sehingga peluang mereka untuk mengembangkan keterampilan dan potensi menjadi lebih baik. Kedua, fasilitas olahraga dan ruang belajar yang baru akan meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan santri, memberikan lingkungan belajar yang lebih kondusif. Ketiga, keberhasilan proyek ini dapat menjadi contoh bagi lembaga lain untuk berkolaborasi dalam membantu pendidikan di daerah terpencil.
Dampak sosialnya juga terasa pada komunitas sekitar. Kegiatan pembangunan ini menumbuhkan rasa solidaritas antara pendukung yayasan dan masyarakat setempat. Selain itu, pekerjaan yang diciptakan selama proses pembangunan dapat memberikan penghasilan tambahan bagi pekerja lokal, memperkuat ekonomi mikro di wilayah tersebut.
Visi Jangka Panjang Marc Klok Foundation
Marc Klok menekankan bahwa program sosialnya tidak hanya sebatas pembangunan fasilitas fisik. Ia berfokus pada pemberdayaan generasi muda melalui pendidikan yang holistik, yang mencakup aspek akademis, olahraga, dan karakter. Melalui kolaborasi dengan organisasi lain seperti Sport Legacy Foundation dan Penderma.id, yayasan ini dapat menjangkau lebih banyak anak-anak yang membutuhkan.
Visi jangka panjangnya adalah menciptakan jaringan pendidikan yang terintegrasi, di mana setiap santri memiliki akses ke fasilitas yang memadai, guru yang berkualitas, serta dukungan psikososial. Dengan demikian, generasi muda Indonesia dapat tumbuh menjadi pribadi yang percaya diri, memiliki mimpi besar, dan mampu berkontribusi positif bagi masyarakat.
Kesimpulan
Marc Klok, sebagai kapten Persib Bandung, telah menunjukkan contoh kepemimpinan yang melampaui batas lapangan. Dengan melibatkan Marc Klok Foundation dalam rekonstruksi Pondok Pesantren Nuruul Abshor, ia memperkuat komitmen terhadap pendidikan anak-anak Indonesia, khususnya santri yatim piatu dan dhuafa. Program ini tidak hanya mengembalikan fasilitas pendidikan yang lebih layak, tetapi juga menumbuhkan rasa solidaritas, meningkatkan kesehatan, dan membuka peluang ekonomi bagi masyarakat setempat. Melalui inisiatif ini, Marc Klok menegaskan bahwa kepedulian sosial dapat menjadi bagian integral dari perjalanan seorang atlet, sekaligus memperkuat fondasi generasi masa depan.

Tinggalkan Balasan