Lensa Informasi – 23 Agustus 2026 | Dunia sepak bola Eropa tengah menyoroti dinamika transfer yang melibatkan penyerang berbakat asal Meksiko, santiago giménez. Kabar mengenai kepindahannya dari AC Milan menuju FC Porto kini semakin menguat seiring dengan intensnya negosiasi yang berlangsung antara kedua klub raksasa tersebut. Situasi ini menjadi perhatian besar bagi para penggemar Rossoneri dan pendukung Dragons di Portugal.
Indikasi kuat mengenai kepergian pemain berusia 25 tahun ini terlihat dari absennya nomor punggung untuk dirinya di skuad AC Milan musim 2026/27. Giménez tidak tercantum dalam daftar 29 pemain yang didaftarkan Milan ke liga Italia, sebuah langkah yang biasanya diambil untuk pemain yang sudah tidak masuk dalam rencana teknis klub. Saat ini, ia dikabarkan berlatih secara terpisah dari skuad utama, bukan karena masalah kebugaran, melainkan untuk menunggu keputusan final mengenai masa depannya.
Menurut laporan pakar transfer Fabrizio Romano, santiago giménez telah memberikan lampu hijau dan menyatakan kesediaannya untuk bergabung dengan FC Porto. Meskipun sang striker dalam kondisi fisik yang prima, ia memilih untuk tidak bergabung dalam sesi latihan tim utama Milan guna mempermudah proses transisi jika kesepakatan tercapai. Hal ini serupa dengan situasi yang dialami pemain lain seperti Tomori, Fofana, dan Nkunku yang juga tidak mendapatkan nomor punggung musim ini.
Negosiasi antara AC Milan dan FC Porto dilaporkan sedang berada pada tahap yang sangat krusial. Berikut adalah poin-poin utama dalam perundingan transfer tersebut:
- Tawaran Awal: Porto sebelumnya mengajukan skema pinjaman gratis dengan opsi pembelian senilai 15 juta euro.
- Tuntutan Milan: Pihak Milan menolak tawaran tersebut dan menginginkan skema yang lebih menguntungkan secara finansial, dengan opsi pembelian di kisaran 20 hingga 25 juta euro.
- Konteks Investasi: Milan berupaya meminimalkan kerugian mengingat mereka mendatangkan pemain ini dari Feyenoord dengan nilai sekitar 32 juta euro.
- Batas Waktu: Jendela transfer Serie A akan segera ditutup pada 1 September 2026 pukul 20.00 waktu setempat.
Ayah dari pemain, Christian Giménez, telah memberikan sinyal positif mengenai perkembangan ini. Ia menyebutkan bahwa negosiasi memang tengah berjalan dan memandang kemungkinan kepindahan ke FC Porto sebagai sebuah peluang besar bagi perkembangan karier putranya. Langkah ini juga sejalan dengan strategi perombakan skuad AC Milan yang berencana mengumpulkan dana segar untuk memperkuat tim.
Kepergian santiago giménez diprediksi akan menjadi bagian dari gerakan besar Milan untuk merestrukturisasi keuangan klub. Milan dilaporkan menargetkan dana sekitar €105 juta dari penjualan beberapa pemain bintang untuk mendanai amunisi baru yang lebih sesuai dengan kebutuhan taktik mereka. Selain Giménez, nama-nama seperti Rafael Leão dan Christopher Nkunku juga dikaitkan dengan potensi penjualan demi menjaga stabilitas finansial.
Jika transfer ini terealisasi, Porto akan mendapatkan tambahan daya gedor yang signifikan di lini depan mereka. Bagi pemain, kepindahan ke Liga Portugal bisa menjadi batu loncatan penting untuk kembali bersinar di kompetisi Eropa. Mengingat waktu yang semakin sempit sebelum penutupan bursa transfer, semua mata kini tertuju pada meja perundingan antara manajemen Milan dan Porto untuk melihat apakah kesepakatan akhir dapat segera ditandatangani.
Secara keseluruhan, segala tanda yang ada menunjukkan bahwa masa depan santiago giménez tidak lagi berada di San Siro. Dengan keinginan pemain yang sudah bulat untuk pindah, keputusan kini sepenuhnya berada di tangan kedua klub untuk mencapai angka yang disepakati bersama sebelum tenggat waktu berakhir.

Tinggalkan Balasan