Pasangan yang berhasil menurunkan berat badan hingga 70 kilogram bersama, kini berbagi kisah lengkap tentang operasi bariatrik yang mereka jalani, menjadi sorotan bagi banyak orang yang tengah mencari solusi atas obesitas kronis. Ellie Jefferies dan Rhys Jefferies, pasangan asal Inggris, menurunkan total berat badan mereka hampir 150 kilogram setelah menjalani serangkaian prosedur di Turki. Kisah mereka menyoroti perjalanan emosional, keputusan finansial, dan perubahan gaya hidup yang mendasari kesuksesan penurunan berat badan mereka.
Awal Perjalanan: Kesadaran dan Keputusan Bersama
Pada Januari 2022, Ellie menyadari bahwa kondisi tubuhnya memerlukan tindakan drastis. Bersama suaminya, Rhys, ia memutuskan untuk menurunkan berat badan secara bersamaan. Mereka berdua telah lama menghadapi gangguan makan, yang menyebabkan berat badan mereka meningkat secara signifikan. Keputusan untuk melangkah ke Turki bersama-sama menandai titik balik dalam perjalanan kesehatan mereka.
Keputusan ini tidak datang begitu saja. Keduanya telah mengalami berbagai upaya diet dan olahraga, namun hasilnya tetap tidak memuaskan. Ketika mereka memutuskan untuk menjalani operasi bariatrik, mereka melakukannya dengan tekad kuat bahwa perubahan ini akan menjadi titik awal baru bagi kehidupan yang lebih sehat. Mereka memilih Turki karena reputasinya yang kuat dalam bidang operasi bariatrik, serta prosedur yang relatif lebih terjangkau dibandingkan dengan negara asal mereka.
Prosedur Bariatrik: Memangkas Lambung untuk Mengurangi Kalori
Operasi bariatrik yang mereka jalani melibatkan penghilangan sebagian besar lambung dan menyisakan kantung kecil berbentuk tabung. Prosedur ini dikenal sebagai gastric sleeve, di mana sebagian besar lambung diangkat sehingga hanya tersisa kantung kecil yang memudahkan pengaturan porsi makanan. Dengan ukuran lambung yang berkurang, tubuh tidak dapat menyerap kalori dalam jumlah yang sama, sehingga berat badan turun secara signifikan.
Setelah operasi, Ellie berhasil menurunkan berat badan dari sekitar 146 kilogram menjadi 70 kilogram, sementara Rhys turun dari sekitar 165 kilogram menjadi 91 kilogram. Total penurunan berat badan mereka mencapai 150 kilogram, sebuah pencapaian yang menakjubkan bagi banyak orang yang berjuang melawan obesitas. Selain penurunan berat badan, mereka juga mengalami peningkatan kualitas hidup, energi, dan kesehatan secara keseluruhan.
Perubahan Gaya Hidup: Dari Makanan Cair ke Makanan Padat
Setelah operasi, Ellie dan Rhys diberi instruksi untuk mengonsumsi makanan cair selama dua minggu. Langkah ini bertujuan untuk memudahkan proses penyembuhan dan menyesuaikan sistem pencernaan mereka dengan perubahan struktural lambung. Namun, pada saat yang sama, mereka harus mengubah pola pikir mereka tentang makanan secara menyeluruh. Makanan bukan lagi sekadar sumber energi, melainkan juga harus dipilih dengan cermat berdasarkan nilai gizi dan ukuran porsi yang lebih kecil.
Selama enam bulan pertama, mereka mengikuti diet rendah kalori dan tinggi protein, serta menghindari makanan tinggi gula dan lemak jenuh. Selanjutnya, mereka beralih ke diet seimbang dengan porsi yang lebih terkendali. Dengan disiplin dan dukungan satu sama lain, mereka berhasil memelihara berat badan baru mereka dan menghindari kenaikan berat badan yang biasa terjadi setelah operasi bariatrik.
Operasi Pengencangan Perut: Mengatasi Kulit Kendur
Setelah menurunkan berat badan, Ellie dan Rhys memutuskan untuk kembali ke Turki guna menjalani operasi pengencangan perut. Prosedur ini bertujuan untuk menghilangkan kulit kendur yang menempel pada tubuh akibat penurunan berat badan drastis. Pengencangan perut memberikan hasil estetika yang memuaskan, sekaligus meningkatkan kenyamanan dan kepercayaan diri mereka.
Operasi pengencangan perut ini menjadi tambahan penting bagi perjalanan mereka. Tanpa prosedur ini, kulit kendur dapat menjadi sumber ketidaknyamanan dan masalah kesehatan kulit. Dengan menghilangkan kulit yang tidak diinginkan, mereka dapat lebih menikmati kehidupan aktif dan bebas dari rasa tidak nyaman yang sering dialami setelah penurunan berat badan besar.
Biaya dan Pengelolaan Keuangan: Investasi untuk Kesehatan
Total biaya yang dikeluarkan untuk seluruh proses penurunan berat badan mencapai £20.000. Biaya ini mencakup operasi bariatrik, operasi pengencangan perut, serta perawatan pasca operasi. Ellie dan Rhys menekankan bahwa mereka menunda pembelian rumah dan menggunakan semua tabungan mereka untuk investasi kesehatan. “Kami menunda pembelian rumah karena, pada saat itu, kami sangat ingin menurunkan berat badan,” ujar Ellie. “Semua tabungan kami di bank harus digunakan untuk menyelamatkan hidup kami.”
Keputusan ini menunjukkan keseriusan mereka dalam menempatkan kesehatan sebagai prioritas utama. Meskipun keputusan finansial tersebut berat, hasilnya memberi mereka kebebasan dan kualitas hidup yang lebih baik. Ini juga menjadi contoh bagi banyak orang bahwa kesehatan dapat menjadi investasi yang berharga, meski membutuhkan pengeluaran awal yang signifikan.
Dampak Positif: Kesehatan Fisik dan Mental
Penurunan berat badan yang signifikan membawa dampak positif bagi kesehatan fisik Ellie dan Rhys. Mereka melaporkan penurunan tekanan darah, peningkatan kadar gula darah, dan perbaikan fungsi jantung. Selain itu, mereka juga mengalami peningkatan kesehatan mental. Mengurangi beban berat badan dapat menurunkan risiko depresi dan meningkatkan rasa percaya diri.
Perubahan gaya hidup yang diikuti setelah operasi juga berkontribusi pada peningkatan kebiasaan sehat. Mereka kini lebih sadar akan pentingnya nutrisi, olahraga teratur, dan istirahat yang cukup. Dengan kebiasaan ini, mereka dapat menjaga berat badan mereka dalam jangka panjang tanpa bergantung pada metode diet ekstrem.
Pesan untuk Mereka yang Berjuang Melawan Obesitas
Ellie dan Rhys berharap kisah mereka dapat menjadi inspirasi bagi orang lain yang berjuang melawan obesitas. Mereka menekankan pentingnya dukungan pasangan atau keluarga, serta tekad kuat untuk mengubah pola pikir tentang makanan. “Kita tidak bisa mengubah dunia dalam satu langkah,” kata Rhys. “Tapi kita bisa mengubah diri kita sendiri satu langkah demi satu langkah.”
Dengan membagikan pengalaman mereka, pasangan ini mengajak orang lain untuk mempertimbangkan opsi medis seperti operasi bariatrik ketika upaya lain tidak berhasil. Namun, mereka juga men

Tinggalkan Balasan