Pemkab Lampung Tengah Percepat Persiapan Pembangunan Sekolah Rakyat Tahap III, Target Selesai 2025 dengan Dukungan Masyarakat

Percepatan pembangunan Sekolah Rakyat Tahap III di Lampung Tengah menjadi sorotan utama pemerintah kabupaten, karena proyek ini diharapkan dapat meningkatkan akses pendidikan bagi ribuan anak di wilayah tersebut.

Rencana Awal dan Waktu Pelaksanaan

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Lampung Tengah, Ari Nugraha Mukti, mengungkapkan bahwa proyek strategis ini ditargetkan mulai dibangun pada tahun 2026 dan siap beroperasi pada 2027. Ia menekankan bahwa saat ini pihak pemkab masih menunggu progres pelaksanaan dari pemerintah pusat melalui Satuan Kerja Prasarana Strategis Kementerian Pekerjaan Umum (PU). Di tingkat daerah, langkah persiapan lahan terus dimaksimalkan.

“Kami di daerah masih dalam tahap persiapan, selain mempersiapkan land clearing atau lahan itu sendiri, kami juga memastikan batas-batas wilayah agar nantinya tidak terjadi konflik pertanahan,” ujar Ari yang pernah menjabat Kasubbid Data dan Informasi Bappeda Lampung Tengah, Senin (14/9/2026). Ia menambahkan bahwa proses pembangunan fisik direncanakan berlangsung sepanjang tahun 2026. Jika seluruh tahapan konstruksi berjalan lancar, proses pembelajaran di Sekolah Rakyat Tahap III ini ditargetkan sudah dapat dimulai pada tahun 2027.

Skala dan Kapasitas Sekolah Rakyat Tahap III

Secara desain, Sekolah Rakyat Tahap III ini dirancang untuk menampung peserta didik dalam jumlah besar dari berbagai jenjang pendidikan. Ari menjelaskan bahwa “Untuk tahap Sekolah Rakyat Tahap III ini, apabila terpenuhi dari semua jenjang, akan menampung sebanyak 2.525 siswa.” Dengan kapasitas tersebut, sekolah ini diharapkan menjadi pusat pendidikan yang dapat melayani kebutuhan belajar di seluruh Kecamatan Anak Tuha.

Lokasi Strategis dan Kondisi Lahan

Lokasi pembangunan berada di Kampung Negara Bumi Ilir, Kecamatan Anak Tuha, Kabupaten Lampung Tengah. Area tersebut berbatasan langsung dengan markas Batalyon Infanteri (Yonif) 143/Tri Wira Eka Jaya Subsatgas 848. Kampung Negara Bumi Ilir berjarak sekitar 26 kilometer dengan wilayah administratif kabupaten. Keberadaan fasilitas militer di sekitarnya menambah pentingnya koordinasi antara pihak militer dan pemerintah daerah dalam penyusunan rencana lahan serta mitigasi potensi konflik pertanahan.

Proses Persiapan Lahan dan Konflik Pertanahan

Dalam fase persiapan, pihak pemkab telah menyiapkan land clearing untuk memastikan lahan siap dibangun tanpa hambatan. Selain itu, perhatikan batas-batas wilayah yang telah diatur untuk menghindari sengketa tanah. Menjaga agar tidak terjadi konflik pertanahan menjadi prioritas utama, mengingat adanya potensi konflik dengan pemilik tanah asli maupun pihak militer yang berada di sekitar lokasi. Dengan pengelolaan yang matang, proses pembangunan fisik dapat berjalan lancar tanpa hambatan administratif.

Dampak Positif bagi Masyarakat Lokal

Percepatan pembangunan Sekolah Rakyat Tahap III diharapkan memberikan dampak signifikan bagi masyarakat lokal. Dengan kapasitas 2.525 siswa, sekolah ini dapat menampung sebagian besar anak-anak di Kecamatan Anak Tuha dan sekitarnya. Hal ini akan meningkatkan kualitas pendidikan, mengurangi angka putus sekolah, serta membuka peluang bagi anak-anak untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

Selain itu, pembangunan sekolah ini juga diharapkan dapat menstimulus ekonomi lokal. Pembuatan fasilitas pendidikan memerlukan tenaga kerja, bahan bangunan, serta jasa konstruksi yang akan menciptakan lapangan kerja bagi warga setempat. Peningkatan akses pendidikan juga dapat meningkatkan produktivitas tenaga kerja di masa depan, memberikan kontribusi positif bagi perekonomian kabupaten.

Koordinasi Antara Pemerintah Pusat dan Daerah

Peran Satuan Kerja Prasarana Strategis Kementerian Pekerjaan Umum (PU) menjadi kunci dalam pelaksanaan proyek ini. Pihak pemkab masih menunggu progres pelaksanaan dari pemerintah pusat, yang akan memberikan dukungan teknis dan finansial. Koordinasi yang baik antara pemerintah pusat dan daerah akan mempercepat proses persetujuan, pengadaan, serta pelaksanaan konstruksi. Dengan dukungan yang tepat, proyek Sekolah Rakyat Tahap III dapat berjalan sesuai jadwal yang telah ditetapkan.

Prospek Masa Depan Sekolah Rakyat Tahap III

Jika semua tahapan konstruksi berjalan lancar, Sekolah Rakyat Tahap III akan siap beroperasi pada tahun 2027. Dengan fasilitas yang memadai dan kurikulum yang relevan, sekolah ini dapat menjadi contoh bagi pembangunan fasilitas pendidikan di daerah lain. Keberhasilan proyek ini juga dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap kebijakan pemerintah dalam meningkatkan kualitas pendidikan di wilayah pedesaan.

Percepatan pembangunan Sekolah Rakyat Tahap III di Lampung Tengah menjadi contoh nyata bagaimana pemerintah daerah dapat bekerja sama dengan pemerintah pusat untuk mempercepat pembangunan infrastruktur pendidikan. Dengan dukungan masyarakat dan koordinasi yang baik, proyek ini diharapkan dapat membawa perubahan positif bagi generasi muda di Lampung Tengah.

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *