Waspada! Sisa abu vulkanik masih dapat menyebabkan iritasi mata, dokter mata beri tips aman saat membersihkan wajah dan mata
Ketidaksempurnaan Sisa Abu Vulkanik dan Dampaknya pada Mata
Setelah letusan gunung berapi, sisa abu vulkanik terus bersirkulasi di udara, menempel pada permukaan rumah, kendaraan, dan bahkan kulit manusia. Meski terlihat tidak berbahaya, partikel halus ini memiliki potensi untuk menimbulkan iritasi pada organ sensitif seperti mata. Ketika abu menempel pada mata, gesekan sekecil apa pun dapat menimbulkan erosi kornea dan berujung pada infeksi serius. Oleh karena itu, penting bagi masyarakat untuk memahami risiko dan melindungi mata saat membersihkan rumah di tengah paparan debu vulkanik.
Penggunaan Kacamata Pelindung: Pilihan Utama dan Alternatif Darurat
Dr. Rini Sulastiwaty Situmorang, SpM(K), spesialis mata dari Mayapada Eye Centre (MEC), menekankan bahwa penggunaan kacamata pelindung dan masker adalah produser wajib saat membersihkan rumah. Kacamata jenis goggles sangat dianjurkan karena desainnya yang rapat menutup sisi atas, bawah, dan samping, sehingga mampu menahan partikel abu kecil. Namun, tidak semua orang memiliki goggles di rumah. Dalam situasi darurat, dr. Rini menyarankan agar tetap memakai kacamata apa pun yang ada di rumah sebagai perlindungan fisik darurat. “Daripada tidak pakai proteksi sama sekali, saya rasa dengan kacamata biasa pun pakai aja dulu apa yang ada gitu,” ujarnya.
Hindari Area Terbuka Saat Angin Kencang
Selain melindungi mata, dr. Rini mengimbau agar tidak memaksakan diri menerobos area terbuka ketika kondisi cuaca di luar sedang buruk dengan hembusan angin kencang yang membawa material abu pekat. “Ya udah apapun dan sebisa mungkin menghindari kalau anginnya kencang, ya janganlah kau tembus itu. Karena itu akan berisiko,” ujarnya. Angin kencang dapat memecah partikel abu menjadi ukuran yang lebih kecil, meningkatkan kemungkinan partikel menembus proteksi mata dan menempel pada permukaan kornea.
Bahaya Ganda bagi Pengguna Softlens
Pengguna softlens menghadapi risiko ganda ketika terpapar debu vulkanik. Partikel abu yang sangat kecil dapat terselip di bawah lekukan lensa kontak dan terperangkap langsung di atas permukaan kornea. Ini tidak hanya meningkatkan risiko iritasi, tetapi juga dapat memicu infeksi bakteri. Dr. Rini menyarankan agar pemilik lensa kontak menunda penggunaan lensa selama periode paparan abu yang intens, atau mengganti lensa dengan lensa kontak yang memiliki lapisan anti-adhesif yang lebih baik.
Tips Praktis Menjaga Kebersihan Mata Saat Membersihkan Rumah
Berikut beberapa langkah yang dapat diikuti untuk melindungi mata saat membersihkan rumah dari sisa abu vulkanik:
1. Pakai kacamata pelindung – pilih goggles atau setidaknya kacamata biasa yang menutup sisi mata.
2. Gunakan masker – masker dengan filter N95 atau setara dapat menahan partikel kecil yang mungkin terhirup dan menempel pada mata.
3. Hindari area terbuka saat angin kencang – jika memungkinkan, lakukan pembersihan di dalam ruangan.
4. Gunakan air bersih untuk membilas mata – setelah membersihkan area rumah, bilas mata dengan air bersih atau larutan saline untuk menghilangkan partikel abu yang masih menempel.
5. Jangan menggosok mata – jika ada rasa gatal, gunakan tetes mata yang mengandung saline atau tetes mata bebas antibiotik yang direkomendasikan oleh dokter.
6. Perhatikan kondisi softlens – jika memakai softlens, pertimbangkan untuk menggunakannya kembali setelah partikel abu sepenuhnya dibersihkan dari mata dan area sekitar.
Dampak Jangka Panjang Jika Tidak Melindungi Mata
Jika sisa abu vulkanik tidak ditangani dengan benar, risiko iritasi mata dapat berkembang menjadi kondisi kronis. Erosi kornea yang berulang dapat mengganggu lapisan epitel kornea, menurunkan ketahanan terhadap infeksi dan menyebabkan kerusakan permanen pada penglihatan. Selain itu, infeksi bakteri yang tidak segera diobati dapat menyebabkan kerusakan jaringan dan bahkan kehilangan penglihatan. Oleh karena itu, tindakan pencegahan yang tepat sangat penting untuk menjaga kesehatan mata.
Kesimpulan
Waspada terhadap sisa abu vulkanik adalah langkah awal untuk melindungi mata dari iritasi dan infeksi serius. Penggunaan kacamata pelindung, masker, serta kebiasaan membilas mata setelah membersihkan rumah merupakan tindakan sederhana namun efektif. Bagi pengguna softlens, menunda penggunaan lensa kontak selama periode paparan abu pekat dapat mengurangi risiko ganda. Dengan mengikuti tips yang diberikan oleh dokter spesialis mata, masyarakat dapat menjaga kesehatan mata dan menghindari komplikasi yang lebih serius di masa depan.

Tinggalkan Balasan